mural
homeforward
Cara Transfer ke BDO Filipina dari Indonesia

Cara Transfer ke BDO Filipina dari Indonesia

Kalau kamu perlu kirim uang ke rekening bank di Filipina, memahami cara transfer ke BDO Filipina dari Indonesia bisa membantu transaksi berjalan lebih lancar. BDO atau Banco de Oro termasuk bank yang banyak digunakan di Filipina, sehingga cukup sering menjadi tujuan transfer untuk kebutuhan keluarga, bisnis, pembayaran jasa, sampai keperluan pendidikan.

Namun, transfer ke rekening bank luar negeri tidak cukup hanya memasukkan nominal dan nomor rekening. Kamu perlu memastikan nama penerima, nomor rekening BDO, mata uang, tujuan transfer, hingga kode bank yang dipakai sudah benar. Kalau ada data yang salah, dana bisa tertunda, gagal diproses, atau membutuhkan waktu lebih lama untuk dikoreksi.

Cara Transfer ke BDO Filipina dari Indonesia

Kalau kamu ingin mengirim dana ke rekening BDO, langkah awalnya adalah menyiapkan data penerima dan memilih layanan transfer yang mendukung tujuan Filipina. Dengan alur yang tepat, kamu bisa menghindari kesalahan input yang sering membuat transfer internasional tertunda.

1. Siapkan Data Rekening Penerima BDO

Langkah pertama, kamu perlu meminta data rekening penerima secara lengkap. Minimal, kamu perlu menyiapkan nama lengkap penerima sesuai rekening, nomor rekening BDO, nama bank tujuan, dan negara tujuan, yaitu Filipina.

Jangan menggunakan nama panggilan atau ejaan yang berbeda dari rekening penerima, ya. Dalam transfer internasional, perbedaan kecil pada nama bisa memicu pengecekan tambahan. Supaya aman, minta penerima mengirim data sesuai tampilan di rekening atau aplikasi bank mereka.

2. Pilih Layanan Transfer ke Filipina

Setelah data siap, pilih layanan transfer yang bisa mengirim uang dari Indonesia ke Filipina. Kamu bisa memakai bank, layanan remitansi, atau aplikasi transfer internasional yang mendukung pengiriman ke rekening bank Filipina.

Kalau kamu menggunakan layanan digital, biasanya kamu bisa melihat estimasi kurs, biaya, dan nominal yang diterima sebelum transaksi dikonfirmasi. Ini membantu kamu menghitung total Rupiah yang perlu disiapkan, terutama kalau transfer dilakukan untuk pembayaran yang nominalnya harus tepat.

3. Masukkan Negara Tujuan dan Bank Penerima

Pada halaman transfer, pilih Filipina sebagai negara tujuan. Setelah itu, pilih metode penerimaan ke rekening bank, lalu cari BDO atau BDO Unibank sebagai bank penerima jika tersedia di layanan yang kamu pakai.

Pastikan kamu tidak salah memilih bank. Di Filipina, ada banyak bank dengan nama yang berbeda. Kalau kamu ragu, cocokkan nama bank dengan data dari penerima. Kesalahan memilih bank bisa membuat proses transfer gagal atau dana membutuhkan pengecekan manual.

4. Isi Nominal dan Cek Kurs yang Berlaku

Setelah bank penerima dipilih, masukkan nominal yang ingin kamu kirim. Di tahap ini, kamu perlu melihat kurs yang dipakai dan jumlah akhir yang akan diterima penerima dalam Philippine Peso atau mata uang tujuan yang tersedia.

Bagian ini penting karena kurs bisa memengaruhi jumlah akhir yang diterima. Kalau penerima harus mendapatkan nominal tertentu, misalnya untuk pembayaran sewa, invoice, atau biaya keluarga, kamu perlu menyesuaikan nominal kirim agar hasil akhirnya tidak kurang.

5. Konfirmasi Detail Transfer dan Lakukan Pembayaran

Sebelum konfirmasi, cek ulang semua detail transaksi. Pastikan nama penerima, nomor rekening, bank tujuan, negara tujuan, nominal, kurs, biaya, dan total pembayaran sudah sesuai.

Kalau semuanya benar, kamu bisa melanjutkan pembayaran sesuai instruksi layanan transfer. Setelah pembayaran selesai, simpan bukti transaksi. Bukti ini penting jika kamu perlu mengecek status transfer atau memberi konfirmasi kepada penerima.

Baca Juga: Butuh Kirim Uang ke Filipina? Pakai Flip Globe!

Data yang Perlu Kamu Siapkan untuk Transfer ke BDO Filipina

Sebelum mulai transaksi, kamu sebaiknya menyiapkan data penerima dalam satu tempat. Ini membuat proses input lebih cepat dan mengurangi risiko salah ketik saat transfer.

1. Nama Lengkap Penerima Sesuai Rekening

Nama penerima harus sesuai dengan data yang terdaftar di rekening BDO. Kalau nama di rekening memakai nama tengah, singkatan tertentu, atau urutan nama tertentu, kamu perlu menuliskannya sedekat mungkin dengan data bank.

Kesalahan nama bisa membuat transaksi memerlukan pengecekan tambahan. Jadi, jangan mengandalkan nama kontak WhatsApp atau nama panggilan. Minta penerima mengirim nama sesuai rekening agar lebih aman.

2. Nomor Rekening BDO

Nomor rekening adalah data utama yang menentukan ke mana dana akan dikirim. Pastikan penerima mengirim nomor rekening tanpa angka yang tertinggal, tertukar, atau kelebihan spasi.

Sebelum kamu menekan tombol konfirmasi, baca ulang nomor rekening dari awal sampai akhir. Ini terlihat sederhana, tetapi kesalahan satu digit saja bisa membuat proses transfer menjadi lebih rumit.

3. Nama Bank Tujuan

Nama bank tujuan yang umum digunakan adalah BDO Unibank Inc. atau Banco de Oro. Pada beberapa layanan transfer, nama bank bisa tampil sebagai BDO, BDO Unibank, atau Banco de Oro.

Kalau layanan transfer menyediakan daftar bank, pilih nama yang paling sesuai dengan informasi penerima. Jangan memilih bank yang hanya terlihat mirip. Kalau pilihan bank terasa membingungkan, tanyakan kembali ke penerima atau layanan transfer sebelum transaksi dilanjutkan.

4. SWIFT Code Jika Transfer Lewat Jalur Bank

Kalau kamu transfer melalui jalur bank atau wire transfer, kamu mungkin diminta mengisi SWIFT code. Untuk BDO, kode yang umum dipakai adalah BNORPHMM. Pada beberapa formulir internasional, format 11 karakter bisa muncul sebagai BNORPHMMXXX.

Kamu tetap perlu mengonfirmasi kode yang diminta kepada bank atau penerima. Ini penting karena beberapa formulir transfer bisa punya format berbeda, tergantung negara, bank pengirim, dan jalur transaksi yang dipakai.

5. Tujuan Transfer

Beberapa layanan transfer meminta kamu memilih atau mengisi tujuan pengiriman dana. Contohnya untuk kebutuhan keluarga, pembayaran jasa, pendidikan, bisnis, atau kebutuhan personal lainnya.

Isi tujuan transfer dengan jujur dan sesuai transaksi. Informasi ini membantu proses kepatuhan dan pengecekan transaksi, terutama untuk pengiriman uang lintas negara.

Baca Juga: Biaya Hidup di Filipina: Benarkah Terjangkau untuk Orang Indonesia?

Berapa Biaya Transfer ke BDO Filipina?

Biaya transfer ke BDO Filipina bisa berbeda tergantung layanan yang kamu pakai. Karena itu, jangan hanya melihat biaya admin di awal. Kamu juga perlu memperhatikan kurs, potensi biaya perantara, dan nominal akhir yang diterima.

1. Biaya Admin dari Layanan Transfer

Setiap layanan transfer biasanya punya struktur biaya sendiri. Ada yang menampilkan biaya admin secara terpisah, ada juga yang memasukkan biaya ke dalam kurs atau total pembayaran.

Sebelum transaksi, cek apakah biaya tersebut sudah final atau masih ada potensi potongan lain. Ini penting supaya kamu tidak salah menghitung jumlah yang benar-benar sampai ke penerima.

2. Kurs Rupiah ke Philippine Peso

Saat kamu mengirim uang dari Indonesia ke Filipina, nilai tukar Rupiah ke Philippine Peso akan memengaruhi nominal yang diterima. Selisih kurs kecil bisa terasa jika nominal transfer cukup besar atau dilakukan rutin.

Supaya perhitungan lebih jelas, kamu bisa memahami dulu perbedaan kurs tengah vs kurs jual-beli. Dengan begitu, kamu tidak hanya fokus pada biaya admin, tetapi juga memperhatikan kurs yang dipakai dalam transaksi.

3. Potensi Biaya Bank Perantara

Kalau kamu menggunakan transfer bank internasional melalui jalur tertentu, dana bisa melewati bank perantara sebelum masuk ke bank tujuan. Dalam beberapa kondisi, biaya perantara bisa memengaruhi jumlah akhir yang diterima.

Ini yang sering bikin bingung, ya. Dari sisi pengirim, transaksi terlihat sudah dibayar penuh. Namun, penerima bisa saja menerima nominal yang berbeda karena ada biaya di tengah jalur transfer. Karena itu, selalu cek apakah layanan yang kamu pakai menampilkan nominal penerima secara jelas sebelum konfirmasi.

Baca Juga: Daftar Mata Uang Dunia dan Cara Transfer ke Luar Negeri

Berapa Lama Transfer ke BDO Filipina Sampai?

Waktu transfer ke BDO Filipina bisa berbeda tergantung metode yang kamu gunakan, waktu transaksi, dan proses di bank penerima. Untuk transfer internasional, kamu sebaiknya tidak menunggu terlalu dekat dengan deadline pembayaran.

1. Transfer Digital Biasanya Memberi Estimasi Waktu

Layanan transfer digital biasanya menampilkan estimasi waktu dana sampai sebelum kamu konfirmasi. Estimasi ini membantu kamu mengatur ekspektasi, terutama jika dana dipakai untuk kebutuhan penting.

Namun, estimasi tetap bisa berubah jika ada pengecekan tambahan, gangguan operasional, hari libur, atau data penerima yang perlu diverifikasi. Jadi, kalau transfernya untuk kebutuhan mendesak, kirim lebih awal akan lebih aman.

2. Transfer Bank Bisa Dipengaruhi Cut-Off Time

Kalau kamu memakai jalur bank, waktu transaksi sangat berpengaruh. Transfer yang dilakukan setelah cut-off time bisa diproses pada hari kerja berikutnya. Hal ini bisa membuat dana sampai lebih lama dari perkiraan awal.

Kamu bisa membaca panduan tentang cut-off time transfer valas agar lebih paham kenapa waktu transaksi dapat memengaruhi proses pengiriman dana ke luar negeri.

3. Hari Libur di Indonesia dan Filipina Perlu Kamu Perhatikan

Transfer internasional bisa dipengaruhi oleh hari libur di negara pengirim maupun negara tujuan. Kalau kamu mengirim dana menjelang akhir pekan atau hari libur nasional, prosesnya bisa memerlukan waktu lebih panjang.

Karena itu, kamu sebaiknya punya batas aman sendiri. Misalnya, jika dana harus diterima pada tanggal tertentu, jangan mengirim terlalu mepet. Beri ruang satu sampai beberapa hari kerja agar kamu tidak panik jika ada pengecekan tambahan.

Baca Juga: Apa Itu GCash? Mengenal Dompet Digital Terpopuler di Filipina

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Transfer ke BDO Filipina

Kesalahan kecil dalam transfer internasional bisa membuat proses menjadi lebih lama. Supaya dana lebih aman, kamu perlu menghindari beberapa hal yang sering terjadi saat kirim uang ke rekening luar negeri.

1. Salah Menulis Nama Penerima

Kesalahan nama adalah salah satu masalah yang cukup sering terjadi. Misalnya, kamu menulis nama panggilan, menghilangkan nama tengah, atau menukar urutan nama penerima.

Untuk transfer ke rekening bank, nama penerima sebaiknya mengikuti data rekening. Kalau kamu ragu, minta penerima mengirim screenshot detail rekening tanpa membagikan data sensitif lain yang tidak diperlukan.

2. Salah Memasukkan Nomor Rekening

Nomor rekening yang salah bisa membuat transaksi gagal atau membutuhkan proses koreksi. Dalam beberapa kasus, dana bisa tertahan sementara sampai pihak layanan transfer melakukan pengecekan.

Karena itu, selalu cocokkan nomor rekening minimal dua kali. Kalau nominalnya besar, lebih baik kamu meminta penerima mengetik ulang nomor rekening dan mengirimkannya kembali untuk memastikan tidak ada digit yang tertukar.

3. Tidak Mengecek Nominal yang Diterima

Banyak pengirim hanya melihat nominal yang dikirim dari Indonesia, tetapi lupa mengecek nominal yang diterima dalam mata uang tujuan. Padahal, penerima biasanya membutuhkan jumlah akhir dalam Philippine Peso.

Kalau transfer dilakukan untuk pembayaran yang jumlahnya harus tepat, cek bagian nominal penerima sebelum konfirmasi. Jangan hanya mengandalkan perkiraan kurs sendiri karena layanan transfer bisa memakai kurs yang berbeda.

4. Tidak Menyimpan Bukti Transaksi

Bukti transaksi sering baru terasa penting saat ada kendala. Kalau kamu tidak menyimpannya, proses pengecekan bisa menjadi lebih sulit.

Setelah transfer selesai, simpan bukti pembayaran, nomor referensi transaksi, dan detail penerima. Kirimkan juga bukti yang diperlukan kepada penerima agar mereka bisa membantu mengecek dari sisi bank tujuan jika dana belum masuk.

Baca Juga: Ini Keuntungan Pakai dan Cara Transfer ke GCash

Kapan Transfer ke BDO Lebih Cocok Dibanding E-Wallet Filipina?

Di Filipina, penerima bisa saja memakai rekening bank seperti BDO atau e-wallet seperti GCash. Keduanya punya fungsi berbeda, jadi kamu perlu menyesuaikan metode transfer dengan kebutuhan penerima.

1. BDO Cocok untuk Dana yang Perlu Masuk ke Rekening Bank

Transfer ke BDO cocok jika penerima membutuhkan dana langsung di rekening bank. Misalnya, untuk menabung, membayar tagihan bank, menerima pembayaran bisnis, atau mengelola dana dalam jumlah yang lebih besar.

Rekening bank juga lebih relevan kalau penerima perlu mencatat transaksi secara formal. Untuk kebutuhan bisnis atau pembayaran invoice, transfer ke rekening bank sering terasa lebih rapi dari sisi bukti.

2. E-Wallet Cocok untuk Kebutuhan Harian yang Lebih Praktis

E-wallet seperti GCash biasanya lebih praktis untuk kebutuhan harian, pembayaran cepat, atau dana yang langsung dipakai penerima. Kalau penerima lebih sering memakai e-wallet, metode ini bisa terasa lebih sesuai.

Namun, kalau penerima meminta dana masuk ke rekening BDO, kamu sebaiknya mengikuti instruksi tersebut. Tujuannya agar dana langsung masuk ke tempat yang memang mereka butuhkan.

3. Tanyakan Preferensi Penerima Sebelum Transfer

Sebelum mengirim uang, tanyakan dulu penerima ingin menerima dana lewat rekening bank atau e-wallet. Ini sederhana, tetapi bisa menghindari proses pemindahan dana tambahan di pihak penerima.

Kalau penerima perlu dana untuk kebutuhan resmi, BDO bisa jadi pilihan. Kalau dana akan dipakai untuk transaksi harian, e-wallet mungkin lebih praktis. Jadi, pilih jalur yang paling sesuai dengan kebutuhan penerima, bukan hanya yang paling familiar buat kamu.

Transfer ke BDO Filipina Bisa Lebih Praktis dengan Flip Globe

Kalau kamu ingin mengirim uang dari Indonesia ke Filipina, kamu perlu memilih layanan yang menampilkan kurs, biaya, dan nominal diterima secara jelas. Ini penting agar kamu tidak perlu menebak-nebak berapa Rupiah yang keluar dan berapa Peso yang sampai ke penerima.

Dengan Flip Globe, kamu bisa mengirim uang ke luar negeri secara digital dan melihat detail transaksi sebelum konfirmasi. Untuk transfer ke Filipina, kamu bisa mengecek negara tujuan, metode penerimaan, bank tujuan yang tersedia, kurs, biaya, dan estimasi dana diterima langsung dari aplikasi. Jadi, proses kirim uang ke BDO atau rekening bank Filipina bisa kamu rencanakan dengan lebih tenang.

Share

Others

Categories

4.8

App Store

starstarstarstarstar
App Store
rating

Flip Head Office

Arkadia Green Office Park, Tower F 3rd Floor, Jl. T.B. Simatupang Kav. 88, Kebagusan, Pasar Minggu, South Jakarta, 12520.

Flip Call Center: 021-30002424

Company

About FlipCareersPartnershipUser Story

Directorate General of Consumer Protection and Trade Order, Ministry of Trade of Indonesia

WhatsApp 0853 1111 1010

© 2026 PT Fliptech Lentera Inspirasi Indonesia