mural
homeforward
Outward vs Inward Remittance: Apa Bedanya dalam Transfer Valas?

Outward vs Inward Remittance: Apa Bedanya dalam Transfer Valas?

Pernah dengar istilah remittance saat membahas kirim uang ke luar negeri? Mungkin kamu juga sudah familiar dengan transaksi seperti transfer dana ke anak yang kuliah di Australia, kirim uang ke supplier di Jepang, atau terima pembayaran dari klien luar negeri.

Nah, semua itu termasuk dalam kategori remittance, atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai “pengiriman uang lintas negara”. Tapi sebenarnya ada dua jenis remittance yang perlu kamu pahami: outward remittance dan inward remittance.

Apa sih bedanya? Kapan kamu menggunakan yang mana? Dan layanan seperti Flip Globe termasuk yang mana? Yuk kita bahas satu per satu supaya kamu lebih paham dan bisa transfer dengan aman.

Apa Itu Outward dan Inward Remittance?

Sebelum masuk ke proses dan penggunaannya, kamu perlu tahu dulu pengertian dasarnya. Karena dari sini, kamu bisa tahu posisi kamu sebagai pengirim atau penerima dana.

Outward Remittance: Pengiriman Uang ke Luar Negeri

Outward remittance adalah proses mengirim uang dari dalam negeri ke luar negeri, biasanya dalam mata uang asing (valuta asing).

Supaya lebih mudah, begini contohnya:

  • Orang tua di Indonesia mengirim biaya kuliah ke anaknya di Jerman
  • Pebisnis di Jakarta membayar invoice dari supplier di Korea Selatan
  • Freelancer membayar kursus online dari institusi luar negeri

Jadi, jika kamu tinggal di Indonesia dan ingin mentransfer dana ke penerima yang berada di luar negeri, itu termasuk outward remittance.

Inward Remittance: Penerimaan Uang dari Luar Negeri

Sebaliknya, inward remittance adalah menerima dana dari luar negeri ke dalam negeri. Transaksi ini dilakukan saat orang atau institusi di luar negeri mengirim uang ke rekening di Indonesia.

Contoh dari inward remittance:

  • Mahasiswa di luar negeri dikirimi uang dari orang tuanya di Indonesia
  • Freelancer Indonesia menerima pembayaran dari klien luar negeri
  • TKI mengirim penghasilan ke keluarganya di Tanah Air

Keduanya sama-sama penting, dan masing-masing memiliki aturan serta proses tersendiri.

Proses dan Penggunaan Outward dan Inward Remittance

Setelah tahu definisinya, sekarang saatnya pahami bagaimana proses dan tujuan penggunaannya. Meski sama-sama transfer antarnegara, mekanisme dan ketentuan keduanya bisa berbeda.

1. Tujuan dan Penggunaan Dana

  • Outward Remittance: Umumnya untuk kebutuhan pembayaran pendidikan, pengobatan, bisnis, investasi, atau biaya hidup keluarga di luar negeri. Bisa juga untuk kebutuhan donasi internasional atau langganan jasa dari luar negeri.

     
  • Inward Remittance: Biasanya digunakan untuk menerima gaji, honor, pembayaran jasa, bantuan keluarga, atau penjualan barang dan jasa ke pasar internasional.

     

2. Dokumen Pendukung yang Dibutuhkan

  • Outward Remittance: Pengguna biasanya diminta mengisi data penerima dan keperluan pengiriman. Untuk nominal besar, kamu mungkin harus melampirkan invoice, surat keterangan kuliah, atau dokumen legal lain.

     
  • Inward Remittance: Penerima biasanya tidak perlu menyiapkan dokumen. Tapi kadang pengirim diminta mencantumkan informasi rekening tujuan secara detail, termasuk SWIFT code dan nama bank.

     

3. Regulasi yang Berlaku

  • Outward Remittance: Diatur oleh Bank Indonesia dan harus dilakukan melalui lembaga yang memiliki izin resmi. Transaksi dalam jumlah besar juga wajib dilaporkan untuk kepentingan transparansi.

     
  • Inward Remittance: Juga diawasi BI, tapi prosesnya biasanya lebih ringan karena hanya masuk ke rekening penerima. Meski begitu, bank lokal bisa menahan dana sementara untuk verifikasi asal uang.

     

4. Biaya dan Kurs

  • Outward Remittance: Rentan terkena biaya transfer, potongan bank koresponden, dan selisih kurs jika tidak menggunakan platform yang transparan.

     
  • Inward Remittance: Pengirim bisa dikenai biaya di negara asal. Sementara penerima di Indonesia juga bisa kena biaya dari bank lokal jika menggunakan metode tradisional.

Baca Juga: Macam-Macam Alat Pembayaran Luar Negeri, Pengusaha Wajib Tahu!

Mana yang Berlaku Jika Kirim dari Indonesia?

Kalau kamu adalah pengguna di Indonesia dan ingin mengirim uang ke luar negeri, misalnya untuk bayar biaya sekolah anak, belanja barang, atau transaksi bisnis, yang berlaku adalah outward remittance.

Kamu dianggap sebagai pihak pengirim, dan transaksi kamu akan mengikuti semua regulasi yang mengatur pengiriman dana lintas negara. Ini termasuk:

  • Kewajiban menggunakan platform resmi
  • Batasan nominal
  • Penyesuaian tujuan pengiriman
  • Ketentuan pelaporan jika melebihi limit tertentu

Sebaliknya, kalau kamu adalah orang Indonesia yang bekerja di luar negeri dan ingin kirim uang ke keluarga di Indonesia, maka kamu melakukan inward remittance dari luar negeri.

Kapan Harus Pakai Outward vs Inward Remittance?

Berikut beberapa skenario supaya kamu bisa tahu kapan menggunakan masing-masing jenis remittance:

Situasi

Termasuk Outward atau Inward?

Kirim uang ke anak kuliah di JepangOutward Remittance
Bayar invoice supplier di ChinaOutward Remittance
Terima pembayaran dari klien di EropaInward Remittance
Freelancer Indonesia dibayar dalam USDInward Remittance
Beli barang dari marketplace luar negeriOutward Remittance
Terima gaji dari kerja remote luar negeriInward Remittance

Outward Remittance Wajib Menggunakan Platform Resmi dan Legal

Bank Indonesia mewajibkan bahwa semua transaksi pengiriman valas ke luar negeri dilakukan lewat penyedia jasa transfer dana (PJTKDN) yang sudah terdaftar dan diawasi oleh BI. Ini penting agar:

  • Uang kamu tidak nyangkut
  • Tidak terkena potongan tidak jelas
  • Tidak melanggar hukum atau terkena penalti regulasi

Kamu bisa cek daftar PJTKDN legal di situs resmi Bank Indonesia. Platform seperti Flip Globe termasuk yang legal, transparan, dan aman digunakan untuk outward remittance.

Flip Globe: Layanan Outward Remittance Legal dan Praktis

Kalau kamu butuh kirim uang ke luar negeri, sekarang nggak perlu bingung atau ribet. Flip menyediakan fitur Flip Globe yang memungkinkan kamu melakukan outward remittance ke lebih dari 60 negara hanya lewat aplikasi.

1. Aman dan Sesuai Regulasi BI

Flip sudah terdaftar resmi di Bank Indonesia, jadi kamu bisa tenang karena setiap transaksi mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk batasan nominal dan pelaporan transaksi besar.

2. Tanpa Biaya Tersembunyi

Flip Globe menampilkan seluruh informasi biaya secara transparan. Kamu tahu persis berapa yang akan kamu bayar, dan berapa yang akan diterima oleh penerima di luar negeri. Tidak ada potongan dari bank koresponden atau biaya SWIFT tambahan.

3. Kurs Real-Time dan Kompetitif

Flip memberikan kurs yang setara dengan kurs tengah, dan bisa kamu lihat langsung sebelum konfirmasi pembayaran. Nggak perlu takut rugi karena selisih kurs yang tidak jelas.

4. Praktis dan Bisa Dilacak

Cukup lewat aplikasi Flip, kamu bisa isi data penerima, pilih negara, dan transfer. Proses bisa kamu lacak, dan akan mendapatkan notifikasi begitu uang sampai ke tujuan.

Baca Juga: Cara Transfer Uang Ke Luar Negeri Pakai Flip

Tips Aman Lakukan Outward Remittance

Supaya transaksi kamu lancar dan tidak bermasalah, ikuti beberapa tips ini:

1. Gunakan Platform yang Terdaftar di BI

Selalu cek legalitas penyedia layanan. Flip Globe sudah terverifikasi dan jadi salah satu penyedia jasa resmi yang bisa kamu andalkan.

2. Hindari Platform Tanpa Informasi Biaya dan Kurs

Kalau suatu layanan tidak transparan soal biaya admin, potongan, atau kurs—sebaiknya hindari. Kamu bisa kena selisih besar dan dana tidak sampai utuh.

3. Cek Data Penerima dengan Teliti

Pastikan kamu menuliskan nama, nomor rekening, dan kode SWIFT penerima dengan benar. Kesalahan sekecil apa pun bisa membuat uang tertahan atau dikembalikan.

4. Simpan Bukti Transaksi dan Konfirmasi

Dokumentasi penting untuk pelacakan jika terjadi kendala. Flip menyediakan email dan bukti transaksi digital yang bisa kamu simpan kapan saja.

Memahami perbedaan outward dan inward remittance akan membantumu mengambil keputusan yang tepat saat melakukan transfer dana lintas negara.

Kalau kamu kirim uang dari Indonesia ke luar negeri, artinya kamu melakukan outward remittance—dan kamu wajib pakai layanan yang legal, transparan, dan terdaftar di Bank Indonesia.

Share

Others

Categories

4.8

App Store

starstarstarstarstar
App Store
rating

Flip Head Office

Arkadia Green Office Park, Tower F 3rd Floor, Jl. T.B. Simatupang Kav. 88, Kebagusan, Pasar Minggu, South Jakarta, 12520.

Flip Call Center: 021-30002424

Company

About FlipCareersPartnershipUser Story

Directorate General of Consumer Protection and Trade Order, Ministry of Trade of Indonesia

WhatsApp 0853 1111 1010

© 2026 PT Fliptech Lentera Inspirasi Indonesia